Tag: sk menteri kehutanan dan perkebunan

Batara River Nature Reserve

REGULATION Gov.Regulation Decree of the Minister of Forestry & Plantation no 421/Kpts-II/1999 Date Juni 15,1999 Large (Hektar) 1.000 Technical implementation Unit BKSDA Jambi Note … GOVERNMENT ADMINISTRATION Province Jambi City/Regency Kabupaten Tanjung Jabung Barat District Kecamatan Kuala Betara Village – PHYSICAL CONDITION Elevation (mDpl) – Topology&Geology – Climate – Temperature -; Meteorology Climatology and Geophysics Council check…  POTENTIAL

Cagar Alam Batang Pangean II

LEGALITAS No. SK Kehutanan dan Perkebunan Nomor. 222/Kpts-II/2000 Tanggal SK 2 Agustus 2000 Luas (Hektar) 33.580 Unit Pelaksana Teknis BKSDA Sumatera Barat Catatan Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No.623/Kpts/Um/8/1982 tanggal 25 Agustus 1982 yang diubah dengan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunanh Nomor. 422/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999, telah ditunjuk areal hutan di Wilayah Provinsi Sumatera Barat

Taman Wisata Alam Bancea

LEGALITAS No. SK Surat Keputusan Menteri  Kehutanan dan Perkebunan no 272/Kpts-II/1999 Tanggal SK 7 Mei 1999 Luas (Hektar) 5.000 Unit Pelaksana Teknis BKSDA Sulawesi Tengah Catatan – ADMINISTRASI PEMERINTAHAN Propinsi Sulawesi Tengah Kabupaten Kabupaten Poso Kecamatan Kecamatan Pamona Selatan Kecamatan Pamona Barat Desa 1.1 Desa Bancea 1.2 Desa Desa Panjo 2.1 Desa Taipa Batas Utara – Batas

Muara Angke Wildlife Reserve

REGULATION Gov.Regulation Decree of the Minister of Forestry and Plantation No 097/Kpts-II/1998 Date 26 Nopember 1998 Large (Hektar) 25,2 Technical implementation Unit BKSDA DKI Jakarta Note Originally the Muara Angke Wildlife Reserve was designated as a nature reserve by the Dutch East Indies government on June 17, 1939, with an initial area of ​​15.04 ha.

Rambut Island Wildlife Reserve

REGULATION Gov.Regulation Decree of the Minister of Forestry and Plantation No 275/Kpts-II/1999 Date Mei 7,1999 Large (Hektar) 90 Technical implementation Unit BKSDA DKI Jakarta Note Rambut Island was first proposed as a conservation area delivered by the Director of the Bogor Botanical Garden to the Governor General of the Dutch East Indies in Jakarta. The

Suaka Margasatwa (Laut) Pulau Venu

LEGALITAS No. SK Surat Keputusan Menteri Kehutanan&Perkebunan No 891/Kpts-II/1999 Tanggal SK 14 Oktober 1999 Luas (Hektar) 16.320,00 Unit Pelaksana Teknis BKSDA Papua Barat Catatan Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

Cagar Alam Teluk Bintuni

LEGALITAS No. SK Surat Keputusan Menteri Kehutanan&Perkebunan No 891/Kpts-II/1999 Tanggal SK 14 Oktober 1999 Luas (Hektar) 16.749,08 Unit Pelaksana Teknis BKSDA Papua Barat Catatan Berdasarkan SK MENHUTBUN NO: 891/KPTS-II/1999 tentang penunjukan Kawasan Hutan Provinsi dan perairan Papua, luas Kawasan Cagar alam Teluk Bintuni adalah 124,850 Ha, dimana lebih 90% areal merupakan ekosistem hutan mangrove. Kawasan Cagar Alam